Ironi 'Virus Merah Jambu'

'pacaran' kadang kala disebut sebagai cinta, tapi taukah anda bahwa pacaran bukanlah sebuah cinta melainkan nafsu. ketika virus merah jambu telah menggerogoti hati seseorang maka 'taubat' menjadi pengobatnya. 'pacaran' belum tentu berzina tapi dengan 'pacaran' telah membuka seluruh pintu menuju zina!!..

Jika Tidak Sekarang, Kapan Lagi??

Menunda terkadang menjadi sebuah momok yang paling digemari oleh sebagian orang. Menunda tak ayalnya bagaikan sebuah budaya yang telah tersebar dalam setiap hati-hati manusia. dan tak jarang karena menunda hingga kesuksesannya harus tertunda pula!!!..

Goresan Pena Cinta

celotehan hati akan cinta yang penuh makna dalam menuju cinta yang di Ridhoi-Nya

This is featured post 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Tampilkan postingan dengan label Essay. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Essay. Tampilkan semua postingan

Awal Kebangkitan Kami

0 komentar

Sebuah tarikan nafas penuh kelegaan dan rasa syukur yang luar biasa terhembus dengan lembutnya mengiringi detak jantung yang terus terpompa mengalirkan virus positif kedalam setiap sel dan sendi dalam tubuh mengharap ke Ridho-an Sang Ilahi Rabbi. Tak banyak kata yang mampu terucap selain syukur berhiaskan rasa haru biru dalam raut wajah ini menatap antusiasme teman-teman untuk mampu melumpuhkan sikap egoisme akan kesenangan diri sendiri sehingga “Memilih” diri mereka masing-masing untuk mampu berdiri mendobrak dinding zaman modernisasi yang kulturis dengan berikrar dan berikhtiar menyebarkan virus-virus positif akan pentingnya sebuah agama, sehingga tidak memandang sebelah mata bahwa agama hanya pelengkap kehidupan melainkan merubah perspektif tersebut sehingga menjadikan “agama adalah intisari dan sendi kehidupan”.

Terasa hangat sebuah ukhuwah diantara kami ketika perdebatan demi perdebatan, sangahan demi sangahan terus terlontarkan dengan bijaknya dari lisan-lisan setiap individu yang kelak menjadi saksi akan perjuangan dan kerja keras dalam memajukan sebuah lembaga sederhana yang insya ALLAH akan memberikan manfaat yang luar biasa. Tak peduli siapa diri kami, seberapa besar pengetahuan kami tentang islam, dan seberapa luas ilmu yang kami miliki namun yang terpenting adalah “seberapa besar keinginan, semangat untuk mau belajar dan mengajarkan bait-bait ilmu yang kami dapatkan serta menjadi wadah untuk menyebarkan setetes ilmu yang kami miliki. “Semua butuh proses”, kalimat sederhana ini menjadi pegangan dan pengikat kami untuk mampu memaksimalkan setiap proses yang akan terlaksana. 

Kesadaran akan pentingnya sebuah agama menjadi modal yang luar biasa untuk mengokohkan pergerakan kami dalam membentuk karakter diri sendiri maupun karakter orang lain agar tak menyimpang dari nilai nilai islam. Dalam sebuah pepatah arab mengatakan bahwa “agama adalah candu!!!, jika engkau tidak memenuhinya maka engkau bisa gila dan membuat hatimu mati”. maka dari itu butuh pembuktian bahwa kita memang punya agama dan menjadi manusia yang beragama, mengaku beragama islam dan “diakui” oleh islam, karena mengaku saja tidak cukup melainkan dengan mendapatkan “pengakuan” itu baru luar biasa. Caranya?? Dengan action, tindakan, realisasi, visualisasi dalam bentuk nyata yang terpancarkan dari gerak lisan dan gerak tubuh. “BUKTIKAN BAHWA KITA SEORANG MUSLIM, BUKAN HANYA SEKEDAR MENGAKU MUSLIM SAJA!!”.

***
Sesungguhnya aku sedang menasihati kamu, bukanlah bererti akulah yg terbaik dalam kalangan kamu. Bukan juga yang paling soleh dalam kalangan kamu, kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri. Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna, nescaya tidak akan ada pendakwah. Maka akan jadi sikitlah orang yang memberi peringatan Imam Hasan al-Basri

Dari Anas ra d ia berkata, kami bertanya, “Ya Rasulullah, kami tidak akan menyuruh orang untuk berbuat baik sebelum kami sendiri mengamalkan semua kebaikan dan kami tidak akan mencegah kemungkaran sebelum kami meninggalkan semua kemungkaran.”
Maka Nabi SAW bersabda, “Tidak, bahkan serulah kepada kebaikan meskipun kalian belum mengamalkan semuanya, dan cegahlah dari kemungkaran, meskipun kalian belum meninggalkan semuanya.” (HR. Thabrani).
**

"Persembahan untuk UKM LDK AL-MU'IZ Polinas LP3I Alauddin Makassar"
author : Akhi AR

Goresan Pena Cinta

0 komentar

perkenankanlah ana menuliskan sedikit tentang sebuah rasa, rasa aneh yang bersemayam di hati tiap-tiap diri..rasa itu adalah CINTA!!..
hah Cinta??.. what, Cinta??.. lagi lagi cinta.......
tapi siapa sih yang tak kenal cinta??.. siapa yang tau cinta??.. ana rasa semua orang tau apa itu cinta, bahkan anak kecil sekalipun tau apa itu cinta dan pernah merasakan cinta.. karena cinta merupakan bagian dari diri setiap orang.. jadi siapapun yang telah hilang rasa cintanya maka iapun telah kehilangan jiwanya..
cinta adalah hubungan batin antara sepasang anak manusia.. Kata orang, manusia tidak bisa hidup tanpa cinta.. Kata Nasionalis Legendaris dari India, Mahatma Gandhi, “Where there is love, there is life.” Kata Safira Khansa, “Jika aku jatuh cinta, maka itu haruslah saat aku telah memiliki seorang yang halal bagiku.” Sedangkan firman Sang Penguasa Cinta, Sang Pemilik Cinta dan Sang Pemberi Cinta :

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholih,kelak ALLAH Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.”(Q.S. Maryam: 96)


Tiap titik di dunia ini adalah dari ALLAH, pun akan kembali pada-Nya.. Termasuk di dalamnya cinta, datang dan pergi atas kehendak-Nya.. Then, what is that, love??.. Mungkin bisa dibilang, seperti kata orang, “Love is something easy to feel, but impossible to define”.. I don’t really know.. ^_^
Hm, pernah baca hadits ini??..

“Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu tapi kau pasti mati.Berbuatlah sekehendakmu tapi kau pasti dibalas. Dan cintailah siapapun yang kau mau tapi engkau pasti berpisah dengannya”.. (HR. ath-Thabrani)..

Wah, sebuah sindiran hebat bagi kita yang tak sabar dalam menjalin cinta.. Sindiran yang sangat pas tuk menggambarkan betapa seharusnya kita bersabar, menanti cinta yang halal.. Walau kadang rapuh, tapi itu jauh lebih mudah dan barokah daripada memaksakan diri menjalin cinta yang tak kenal arah..
Kenapa Kadang Kita Tidak Sabar??..
Takut tidak dapat jodoh??.. Hm, masa sih??.. Mungkin lebih tepat dikatakan bahwa “hal itu” dilakoni oleh mereka yang tidak mau meyakini Kekuasaan dan ketetapan ALLAH.. Maksa, Takut “Si dia diambil orang”.. Duhai, telah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ajarkan pada kita :

“Sesungguhnya perempuan diciptakan dari tulang rusuk (yang bengkok), (sehingga) dia tidak bisa terus-menerus (dalam keadaan) lurus jalan (hidup)-nya”.. (HR. Muslim no. 1468)..

Sangat jarang diingat, jodoh itu takkan tertukar, apalagi hilang.. Perempuan (Hawa) itu, diciptakan dari tulang rusuknya laki-laki (Nabi Adam Alaihi Salam), jadi tidak mungkin seorang laki-laki memaksakan diri mencocokkan tulang rusuk orang lain dengannya.. Katakanlah begini, ia mencoba memiliki hal yang “bukan haknya”, atau belum menjadi haknya, ya tidak bisa..

Demi ALLAH Yang Maha Menguasai hati, ana mengingatkan kita (termasuk ana pribadi), bahwa tiap-tiap kita telah disiapkan jodoh, langsung, eksekutif dari ALLAH.. Telah dikabarkan-Nya pada kita :

“Dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan.” (Q.S. an-Naba : 8)

Nah itu ALLAH telah menjamin, kenapa kita takut?? Kenapa ragu?? Satu ayat ini saja rasanya sudah cukup ampuh untuk menguatkan kita berjuang sendiri dulu.. Insya ALLAH.. Jangan kau khawatir, adalah keniscayaan bahwa jodoh yang ALLAH pilihkan untuk kita akan datang merangkul kita, ialah yang terbaik & terindah, dan tidak akan meninggalkan kita.. Ialah tempat berteduh bila hati terasa penat, tempat bersandar bila kepala terasa berat, dan tempat berlabuh bila batin sedang tertatih.. Kini, tinggal bagaimana cara kita menantinya, menunggunya dengan sabar dan tabah.. Insya ALLAH..Ya, tidak banyak di antara kita yang mampu (baca: mau) bersabar menanti pujaan hati sejati.. Saudaraku yang baik, ingatlah ini selalu, bahwa:

“....Sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) ALLAH itu, pasti datang”.. (QS. al-Ankabuut : 5)

Sudah pasti itu. Mau di ujung Samudera atau di puncak Himalaya, akan datang masa indah bertemu si cinta.. Insya ALLAH..
Terus, bagaimana dong??..

“Telah pasti datangnya ketetapan ALLAH, maka janganlah kamu meminta agar disegerakan (datang)-nya”.. (Q.S. an-Nahl : 1)

Itulah sebuah potongan kalam ALLAH yang menjelaskan kepada kita, bahwa akan ada masa saat harapan kita jadi kenyataan, dan itu PASTI Akan ada waktu saat kita menikmati buah pohon kesabaran kita.. Saudaraku, Segala sesuatu di dunia ini indah, SUNGGUH, Namun pada waktunya.. ^________^
Jadii.. Mari jadikan sabar sebagai pilihan kita..

“Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu…” (QS. al-Baqarah : 45)

Lantas, apa ini artinya ana menentang cinta?? Wah jelas TIDAK karena Rasululloh saja tidak pernah melarang,

“Tidak beriman diantara kamu hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi, an-Nasai, Ibnu Maajah, Ahmad)

Na’am, cinta sangat dianjurkan dalam Agama-Nya.. Namun, sekali lagi ana ulang, cinta yang seperti itu akan ada setelah waktunya tiba.. Kini kita hanya harus bersabar dalam usaha, bukan usaha tidak sabar.. Daripada ALLAH marah, murka karena kita membutakan diri dengan cinta yang bukan karena-Nya, tidak halal dan “maksa”.. Karena ketahuilah,
Asma’ binti Abu Bakar meriwayatkan, suatu saat beliau mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :

“Tidak ada seorang pun yang lebih pencemburu, daripada ALLAH ‘Azza Wajalla.” (HR. Bukhari dan Muslim)..

Wah, kalau seharian kita mikirin si diaa mulu, tiap saat ingat diaa terus.. Sampai lupa makan lupa mandi, apa itu menyenangkan ALLAH?? jelas TIIDAAAK!!.. Rasanya semua sudah menangkap maksud ana, cinta yang halal adalah pilihan terbaik tuk dijalani.. Cinta yang karena-Nya, adalah jalan terbaik tuk ditapaki..
lihatlah kisah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang sangat mencintai isterinya ‘Aisyah binti Abu Bakar.. Beliau bahkan menyapanya Humaira’ (yang kemerah-merahan).. Mesra, kan??.. Apa sih yang menyebabkan kekukuhan cinta beliau?? Ya benar, karena itu karena-Nya, dan dijaga pula oleh-Nya.. Sungguh, cinta yang kukuh, hanya akan ada dari cinta yang datang dan dipelihara karena ALLAH.. Bukan karena cantik, karena cerdas, kaya, keren, atau karena nafsu.. HANYA KARENA ALLAH SAJA..

“Barang siapa memberi karena ALLAH, menolak karena ALLAH, mencintai karena ALLAH, membenci karena ALLAH, dan menikah karena ALLAH, maka sempurnalah imannya.” (HR. Abu Dawud)

Ya, semua adalah karena-Nya, bukan yang lain.. Pun cinta, mencintai karena ALLAH, Cintailah orang yang menempatkan ALLAH di posisi paling eksekutif di hatinya, hingga dialah yang kan membantu kita tuk lebih dekat dengan-Nya.. Karena nanti, di akhirat kelak, ALLAH akan menagih cinta yang kita miliki dan pertahankan.. Tentang hal yang kita rasa karena-Nya..

“Sesungguhnya ALLAH Subhanahu Wata’ala mengatakan pada hari kiamat akan memanggil, ‘Manakah orang-orang yang saling mencintai hanya karena Aku? Pada hari ini Aku akan melindungi mereka di hari yang tidak ada tempat berteduh dan berlindung kecuali perlindungan-Ku.’ ” (HR. Muslim)

Tidak hanya itu, ALLAH telah berjanji untuk mereka yang mencintai manusia karena ALLAH (yang tentunya cinta tertinggi di hatinya adalah untuk-Nya).. Rasulullah Shallallahu Alayhi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya ALLAH Ta’ala berfirman : “Barangsiapa memusuhi kekasih-Ku, maka Aku memberitahukan padanya bahwa ia akan Kuperangi – Kumusuhi.. Dan tidaklah seseorang hamba-Ku itu mendekat pada-Ku dengan sesuatu yang amat Kucintai lebih daripada apabila ia melakukan apa-apa yang telah Kuwajibkan padanya..
“Dan tidaklah seseorang hamba-Ku itu mendekatkan pada-Ku dan melakukan hal-hal yang sunnah sehingga akhirnya Aku mencintainya.. Maka apabila Aku telah mencintainya, Akulah yang sebagai telinganya yang ia gunakan untuk mendengar, Akulah matanya yang ia gunakan untuk melihat, Akulah tangannya yang ia gunakan untuk mengambil dan Akulah kakinya yang ia gunakan untuk berjalan..

“Andaikata ia meminta sesuatu pada-Ku, pastilah Ku-beri dan andaikata memohonkan perlindungan pada-Ku, pastilah Ku-lindungi.” (Riwayat Bukhari)

Subhanallaah.. Begitu manis gambaran betapa dahsyatnya kasih sayang yang ALLAH hidupkan di tiap hati hamba yang mencintai-Nya.. Janji ALLAH begitu hebat dan menggoncangkan raga dan jiwa.. Duhai Cinta yang dahsyat itu tidak akan pernah kita temui pada siapapun yang kita “inginkan” saat ini, pada siapapun yang kita “angan-angankan” sekarang.. Kasarnya, tidak akan pernah kita raih kebahagiaan sejati dari cinta yang sebenarnya lebih tepat dibilang “nafsu”.. Karena cinta yang kukuh, agung dan barokah, hanya akan didapatkan setelah kita mencintai-Nya, menjaga hati untuk-Nya, dan mencintai selain-Nya karena-Nya juga.. Karena ia yang mencintai kita dengan sebenar-benar cinta, adalah yang tidak akan pernah “meminta” sebelum ijab dan qobul terikrarkan di antara kita dengannya.. Cinta yang baik itu, datang dari ia yang lebih khawatir akan kemurkaan ALLAH daripada kemurkaan manusia..
Merenung ah...... Jika ada seseorang yang terlampau dekat dengan kita, ketahuilah bahwa syaithon sedang bermain-main di kepala kita. Terus menggerayangi kita untuk berbuat dosa, menjerumuskan diri kita dan ia yang kita “cintai” dalam gelimang lumpur ketidakhalalan. Sampai akhirnya ALLAH cemburu, murka dan tidak mempedulikan kita lagi.. Astahgfirullooh..
SABARLAH DENGAN SEBENAR-BENAR SABAR MENANTI CINTA YANG ALLAH TULISKAN UNTUK KITA DIDALAM KITAB LAUHUL MAHFUZ.. [ana juga nihh ^__^] karena janji ALLAH setelah sabar itu jauh lebih indah dari apapun yang terlihat indah dari ketidaksabaran yang dipaksa indahnya.. Insya ALLAH..


-06 April 2013-
 (Akhi A.R)

Perdebatan antara Mata dan Hati

0 komentar

Jika mata disebut sebagai penuntun, maka hati dapat disebut sebagai penuntut. Mata memiliki kenikmatan pandangan, sementara hati memiliki kenikmatan pencapaian. Dalam hasra dan keinginan, mata dan hati adalah sepasang sekutu yang dekat. Tapi ketika keduanya terperosok kedalam kesulitan, maka keduanya akan saling menghujat satu sama lain.
Hati akan berkata kepada mata, “kaulah yang telah menyeretku kea rah kehancuran, dank au juga telah memerosokkan aku kedalam lubang penyesalan hanya karena sedikit pandangan yang kau lakukan. Kau lepaskan pandanganmu ketaman-taman itu, dank au cari kesembuhan dari pandangan kesakitan. Kau sengaja menentang firman Zat yang MahaBijaksana. “katakanlah kepada orang orang mukmin untuk menjaga pandangan….” (QS. An-Nur : 30) dan sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, “pandangan mata adalah salah satu anak panah beracun diantara sekian banyak anak panah iblis,. Barangsiapa menundukkan pandangannya dari kecantikan seorang wanita , niscaya ALLAH akan melimpahkan pahala padanya sehingga ia akan menemukan kelezatan pahala itu didalam hatinya”.. (HR. Ahmad)